Blokar-Blokir

Kadang kala anda pasti mengalami kejadian sebuah website tidak dapat dibuka (server not found). Barangkali ini sangat menjengkelkan ketika ternyata blog kita atau blog teman kita tidak bisa dibuka. Dalam hal ini sangat banyak kemungkinan sebagai penyebabnya. Bisa jadi karena URL salah. Tapi paling menyebalkan jika ini terjadi akibat web tidak terhubung dengan routing/proxy. Bagaimana kita dapat membedakan penyebab server not found yang diakibatkan server down atau koneksi routing/proxy?

Jika menemui masalah ini, ada baiknya kalau yang pertama kali dilakukan adalah cek alamat (URL) yang kita tuju. Kalau ternyata sudah benar, cek koneksi internet apakah tersambung (online) atau tidak. Kalau ternyata online, cek firewall anda apakah firewall memblokir atau tidak. Kalau ternyata tidak, cek apakah server online atau tidak. Kalau ternyata online, bisa jadi itu jalur koneksi internet (ISP atau Proxy) kita yang memblokir situs tujuan.

Dari kesemua proses yang saya sebutkan tadi tentunya beberapa bisa anda lakukan secara gampang, tapi bagaimana mengecek untuk membuktikan server online atau maintenance dan apakah sambungan kita yang memblokir?

Cara paling gampang adalah dengan menggunakan ninja proxy. Silahkan berkunjung ke website ninjacloak.com selanjutnya di bagian bawah halaman, masukkan URL yang anda tuju. Jika anda bisa membuka website menggunakan layanan semacam ninja proxy, besar kemungkinan yang bermasalah adalah routing/proxy anda. Bisa karena memang beberapa web tidak mau masuk ke routing/proxy kita atau routing/proxy kita yang tidak mau masuk ke web kita.

Lantas bagaimana kalau kedapatan website kita diblokir? Pastinya anda tidak akan menggunakan ninjaproxy. Saya pun pastinya akan berpikir masalah keamana data pribadi kita ketika menggunakan layanan ninjaproxy ini karena dari tampilannya saja sudah tidak meyakinkan, ditambah adanya popup yang muncul ketika kita membuka halaman lainnya.

Anda bisa mengakali jaringan dengan memanfaatkan layanan Free DNS yang sudah banyak tersedia gratisan di internet. Sebagai acuan saja, ada dua website terkenal dan terpercaya yang menyediakan layanan Free DNS ini yaitu Google dan OpenDNS. Saya menuliskan Google dan OpenDNS bukan berarti saya adalah agen iklan yang dibayar keduanya. Ini murni hanya berbagi ilmu yang didapat dari pengalaman (experience) dan percobaan (experiment). Bagaimana cara memanfaatkan? Pada dasarnya cukup dengan mengubah DNS Server dari koneksi internet yang sedang kita gunakan.

Untuk Google, IP address DNS Server yang digunakan adalah 8.8.8.8 (primary) dan 8.8.4.4 (secondary), sedangkan untuk OpenDNS IP DNS Server yang digunakan adalah 208.67.222.222 (primary) dan 208.67.220.220 (secondary).

Untuk mendapatkan cara pengaturan DNS Server silahkan download file berikut sesuai dengan Operating System yang anda gunakan. Tutorial ini adalah tutorial untuk setting DNS Server menggunakan OpenDNS, untuk menggunakan DNS Server Google anda tinggal mengubah IP DNS Servernya, 208.67.222.222 diganti dengan 8.8.8.8 sedangkan 208.67.220.220 diganti dengan 8.8.4.4.

* tulisan ini tidak bertujuan untuk mengakali agar bisa membuka website thik-thik.

Penulis: Muh.Ahsan

Geoscience application specialist, technical evangelist, music lover, movie buff, and active blogger.

Tinggalkan Tanggapan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.